Menu

Thursday, 3 July 2014

[Book Review] Derita Mahasiswa by @deritamahasiswa


Judul Buku        : Derita Mahasiswa
Pengarang          : @deritamahasiswa
Penerbit            : Gagas Media
Jumlah Halaman : 248 halaman
My Rating          : 3 of 5

(Semua gambar cover, identitas buku, dan blurb dalam review-review novelku bersumber dari Goodreads)


BLURB

Gue membuka pintu kelas. Begitu gue lihat ke depan, seketika gue melongo kaget. Seakan-akan ada sutradara yang teriak, "Freeze!"

Demi kentang goreng! Asisten dosen yang lagi berdiri di depan adalah Ruri Khairunnisa, mantan gebetan yang seangkatan sama gue dulu.

Ruri diem, gue diem, seluruh kelas diem. Dan semua pandangan tertuju pada gue. Dengan suaraagak terbata-bata, Ruri berkata tegas, "Mas, saya nggak peduli Anda angkatan berapa. Bagi siapa aja yang terlambat, nggak saya izinkan mengikuti perkuliahan. Silakan Anda keluar dantutup kembali pintunya. Terima kasih."

Bagi gue, nggak ada kata "lulus dengan mulus" saat menjalani masa kuliah. Kenyataannya, masa kuliah gue penuh derita. Di setiap semester selalu ada aja hal-hal konyol yang bikin gue ngurut dada atau garuk-garuk kepala dan cuma bisa ngebatin, "Apes banget sih, gue."

Kejadian-kejadian konyol semasa kuliah itu nggak bikin gue kapok menyandang status mahasiswa. Ini adalah kisah gue, mungkin juga kisah lo atau sebagian mahasiswa di luar sana, yang udah nggak keitung berapa kali dapat sepet pahitnya pengalaman di kampus, tapi pada akhirnya bakal bilang, "Anjrit, gue pengin balik jadi mahasiswa lagi!"


THE AUTHOR

Derma memulai kariernya sebagai perternak sapi perah yang sukses menyebarkan tren susu sapi rasa rambutan. Sempat menjadi Joki Absen Kuliah tapi gagal terkenal karena lebih sering menitipkan absen. Derma juga menjabat Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Pesumo (Pendamping Wisuda Mahasiswa Jomblo) untuk dua periode.

Derma memiliki tujuan untuk melestarikan moto mahasiswa "Bhinneka Tunggal Ipeka" yang memiliki arti berbeda-beda ipeka tapi tetap satu. Dengan moto mahasiswa ini, Derman berharap semua mahasiswa tetap dipandang sama pintarnya meskipun IPKnya berbeda-beda.

(Sumber: Profil Author di bagian belakang buku)


MY SUMMARY


Derita Mahasiswa, seperti judulnya, merupakan pelit – personal literature mengenai kehidupan kuliah sang penulis yang cukup ‘tragis’. Mulai dari OSPEKnya yang menyedihkan dan sial, sampai sidang skripsi yang akhirnya dihadapi. Pembaca akan dibawa mengarungi arus jatuh-bangun sang penulis selama masa kuliahnya yang susah tapi kocak – membuat pembaca merasa bersalah karena menertawakan penderitaan orang lain, tapi justru memang itu kan, salah satu tujuan buku ini?




MY COMMENTARY


Aku nggak bisa bilang banyak soal buku ini, karna bukan my cup of tea. Aku enjoy, sih, bacanya – lucu dan menarik. Aku baru masuk kuliah, dan kuliahku beda sama kuliahnya Mbah Derma, jadi jelas ini baru buatku. Seru juga ngikutin ceritanya. Sayangnya, aku mulai baca buku ini sekitar 9 bulan yang lalu, terus nggak sempat selesein karena pindah kuliah ke luar negeri, dan baru sempet selesein sekarang, pas liburan dan pulang kampung. Aku nggak baca ulang dari awal karna males, jadinya lanjut where I left off, deh. Masih lumayan nyambung sama ceritanya, tapi udah agak lupa, jadi feel-nya udah agak hilang.

Above all, Mbah Derma emang bakat melucu. Cerita yang bisa aja jadi biasa-biasa aja, jadi lucu dan seru waktu diceritain dengan gaya melawaknya Mbah Derma. Belum lagi ilustrasi-ilustrasi berwarna yang mendukung ceritanya. Menarik banget. Soal cover dan desain layout yang menarik emang nggak perlu ditanya, ya. Penerbitnya GagasMedia, gitu loh. Selalu tau caranya menarik hati pembaca.

Mbah Derma emang jelas nama pena, yang menurutku kreatif banget. Pas, ya, Derita Mahasiswa bisa disingkat jadi Derma. Good job, Mbah. Aku curiga kamu itu bang Raditya Dika, soalnya kocak dan gaya ceritanya mirip. Tapi kayaknya bukan, soalnya bang Dika kuliah di luar negeri, kan? Berarti Mbah hebat, udah sekece bang Dika! Keep writing!

No comments:

Post a Comment