Menu

Saturday, 24 May 2014

[Book Review] Paris: Aline by Prisca Primasari


Judul Buku       : Paris: Aline
Pengarang         : Prisca Primasari
Penerbit           : Gagas Media
Jumlah Halaman : 224 halaman
My Rating          : 5 of 5

(Semua gambar cover, identitas buku, dan blurb dalam review-review novelku bersumber dari Goodreads)


BLURB

Pembaca tersayang,

Dari Paris, sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya-karya sebelumnya "Éclair", "Beautiful Mistake", dan "Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa".

Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki-laki bernama Sena. Terlepas dari hal-hal menarik yang dia temukan di diri orang itu, Sena menyimpan misteri, seperti mengapa Aline diajaknya bertemu di Bastille yang jelas-jelas adalah bekas penjara, pukul 12 malam pula? Dan mengapa pula laki-laki itu sangat hobi mendatangi tempat-tempat seperti pemakaman Père Lachaise yang konon berhantu? 

Setiap tempat punya cerita. Dan inilah sepotong kisah cinta yang kami kirimkan dari Paris dengan prangko yang berbau harum.

Enjoy the journey,

EDITOR


THE AUTHOR

Prisca Primasari lahir di Surabaya, 22 Februari 1986. Sekarang berdomisili di Bandung. Hobinya adalah mendengarkan K-Pop, musik klasik, membaca novel dan manga, menonton film, anime, dan menulis. Karya-karyanya adalah "Paris: Aline", "Éclair", "Beautiful Mistake", dan "Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa".
(Sumber: Website GagasMedia)


MY SUMMARY

Kita nggak pernah tau kepada siapa kita akan jatuh cinta. Cinta datang kapan aja, dimana aja, dan menyerang siapa aaja. Kita nggak bisa menghentikannya. Cinta itu seperti pencuri, datang tanpa diundang. Begitulah yang dirasakan Aline. Gadis Indonesia yang melanjutkan kuliahnya di Paris atas permintaan ayahnya ini nggak pernah menyangka dia akan jatuh cinta pada seorang pemuda aneh bernama Sena. Bagaimana, kapan dan dimana mereka bertemu aja udah membuatnya heran. Dia nggak sengaja menemukan pecahan porselen milik Sena dan menyatukannya. Sena yang merasa porselen itu berharga mengajaknya bertemu di sebuah tempat angker pukul 12 malam. Bisakah kamu bayangkan bagaimana rasanya diajak bertemu oleh seseorang yang sama sekali nggak dikenal di sebuah tempat angker larut malam begitu?

Tapi karna penasaran, Aline akhirnya memenuhi janji itu. Namun, pada hari ketiga diajak bertemu barulah Sena menampakkan diri. Siapa yang nggak kesal, diajak ke tempat angker di tengah malam tiga kali, dan baru dipenuhi janjinya di pertemuan ketiga? Karna itu, Aline meminta imbalan, yaitu tiga permintaan pada Sena. Sena nggak keberatan dan sejak itu mereka pun sering bertemu. Semakin sering Aline bertemu Sena, semakin sadarlah Aline kalau Sena itu orang yang aneh dan membingungkan. Ada banyak misteri yang tersimpan dalam diri seorang Sena. Dan setelah sebuah ‘ketidaksengajaan’ terjadi, misteri itu pun satu per satu tersingkap.


MY COMMENTARY

Alur cerita novel ini sangat unik. I like it! Menyajikan banyak misteri yang membuatku (hampir atau udah) mati penasaran. Nggak butuh waktu lama untuk melahap novel ini sampai habis. Bukan karena ceritanya singkat, tapi lebih karena aku nggak bisa berhenti baca sejak pertama kali mulai. Tokoh-tokoh yang diciptakan bener-bener unik and lovable. Kalau biasanya tokoh cowok yang dihidangkan di novel-novel romance adalah tipe cowok yang nyaris sempurna dan menjadi dambaan setiap wanita, di novel ini nggak gitu. Karakter cowoknya malah aneh dan membingungkan, tapi menyimpan banyak misteri yang membuat penasaran. 

Tokoh ceweknya juga bukan sosok yang bak bidadari, justru dia merasa dirinya jauh dari itu. Itulah yang membuat tokohnya terasa realistis, karena di dunia nyata emang nggak ada sosok yang sempurna. Belum lagi setiap tokohnya memiliki pribadi dan latar belakang yang kompleks, seperti di dunia nyata. Aaaaaaa, aku bener-bener jatuh cinta sama novel ini. Dan yang bikin tambah spesial, novel ini hadiah ultah sweet seventeen dari adikku. Hihihi. It's highly recommended!! Well done, kak. You impressed me awesomely! Keep writing!

No comments:

Post a Comment