Menu

Monday, 8 December 2014

[Book Review] Promises, Promises by Dahlian


Judul Buku          : Promises, Promises
Pengarang          : Dahlian
Penerbit              : Gagas Media
Jumlah Halaman : 360 halaman
My Rating           : 4 of 5

(Semua gambar cover, identitas buku, dan blurb dalam review-review novelku bersumber dari Goodreads)


BLURB

Setelah bertahun-tahun lamanya, takdir mempertemukan kau dan aku lagi. Berdiri, berhadap-hadapan, dan sama-sama bingung memulai percakapan. Harusnya “Apa kabar?” dan “Aku selalu memikirkanmu” bisa dengan mudah meluncur dari bibir kita. Tapi, kau bergeming di tempatmu berdiri dan aku tak akan mengizinkan kau melihatku meneteskan air mata rindu. Aku menutup rapat-rapat hati dan menyembunyikan kuncinya sejauh mungkin darimu. Tak ingin kau menyentuhku semudah itu. Tak akan membiarkanmu memelukku seerat dulu.

Kulawan semua godaan yang menghampiriku dan ingin pergi jauh-jauh darimu... meskipun yang kulakukan justru berusaha menahanmu di sisiku lebih lama lagi. Kukatakan sudah berhenti memikirkanmu—tetapi aku sendiri ragu akan hal itu.

Aku benci tak jujur kepadamu. Namun, lebih khawatir kau akan membuatku jatuh cinta lagi untuk kedua kali.

Membuatku jatuh dan terluka lagi...


THE AUTHOR

Dahlian (nama pena), pernah berkuliah di UI dengan jurusan Sastra Cina. Sebelum menulis dengan nama pena Dahlian, dia dikenal karena lima buah novel komedi, terbitan GagasMedia, lalu nekat berkolaborasi menulis novel romance dengan teman kuliahnya yang juga penulis, Gielda Lafita. 
(Sumber: Website GagasMedia - with a bit of modifications)


MY SUMMARY

CLBK, alias Cinta Lama Bersemi Kembali. Pernah denger? Atau malah pernah mengalami? Atau sedang mengalami? Ehem, atau sering ngalamin? Lol. Fiona dan Evan pernah mengalaminya.

Novel ini bercerita tentang sepasang kekasih di masa lampau yang kembali dipertemukan di suatu waktu setelah sekian lama. Di saat itu, keduanya udah berbeda dari yang dulu. Evan udah menikah, sedangkan Fiona bahkan udah memiliki satu anak. Tapi, takdir berkata lain. Evan sedang dalam proses perceraian dengan istrinya, sedangkan Fiona adalah single parent.

Cinta lama bersemi kembali. Lebih tepatnya, cinta yang udah lama terpendam akhirnya dapat mekar kembali. Keduanya masih saling mencintai seperti sedia kala, namun keadaannya udah berbeda. Fiona takut kejadian di masa lalu, yang menyebabkan mereka berpisah, kembali terulang. Dia masih sulit memaafkan perbuatan Evan, dan sulit juga untuk kembali membuka hati buat pria yang pernah menyakitinya itu.

Konflik demi konflik datang menghalangi hubungan mereka. Nggak hanya konflik batin, tapi konflik dari luar juga. Namun, yang namanya cinta sejati, tetap lebih kuat dari apapun. Mereka berhasil mengatasi segalanya karna cinta mereka lebih kuat dan memenangi pertarungan.


MY COMMENTARY

Walaupun aku nggak terlalu suka sama novel dengan adegan-adegan dewasa seperti novel ini, tapi aku suka inti ceritanya yang benar-benar kompleks. Mengharukan dan sangat romantis. Bagaimana perjuangan Evan untuk merebut kembali hati Fiona... Bagaimana cinta mereka tetap berdiri kokoh menghadapi rintangan-rintangan yang ada... Konflik-konflik yang dihadirkan begitu hidup, dan juga nggak disangka-sangka, membuatku nggak henti-hentinya berdecak kagum. Akhir yang bahagia pun membuatku mendesah lega.

Pendeskripsiannya juga sangat baik, bagaimana kak Dahlian sangat mendalami profesi Fiona yang menjadi interior designer. Tokoh-tokoh yang ada juga begitu hidup, dengan latar belakang dan konflik batin yang nyata. Aku jadi ikut empati sama mereka. Covernya yang berwarna cream dengan gambar bunga-bunga berwarna kalem memberikan kesan elegan dan sangat menggugah hati. Aku sebagai pembaca langsung jatuh cinta begitu melihat covernya, dan jadi nggak sabar untuk melahap isinya sampai habis.

Recommended, people! Tapi untuk yang udah cukup umur, ya (walaupun aku sendiri belum :p Eh, emangnya "cukup umur"nya itu berapa, ya? Buat aku sih, nggak akan pernah cukup. Lol). Way to go, kak. You're amazing. Keep writing!

No comments:

Post a Comment